Archive for the ‘ Fiqih ’ Category

Jika Imam Qunut Subuh Apakah Makmum Harus Ikut Qunut? Kapankah Makmum Harus Sesuai Imam dan Kapankah Boleh berbeda?


Pertanyaan : Assalamu’alaikum ustadz…barokallahu fiik, ada beberapa pertanyaan yang mengganjal, terutama terkait kondisi mengikuti imam dalam sholat.

1. Bagaimana bila kita tahu dari kebiasaannya selama ini imam duduk tawarruk, apakah kita juga duduk tawarruk tatkala raka’at terakhir sholat subuh?

2. juga, bagaimana bila kita tidak tahu kebiasaan duduk imam (misalnya karena kita ada di masjid lain)?

3. bila kita ada di shaf pertama dan ada persis di sekitar belakang imam, apakah boleh kita melihat sejenak ke arah imam untuk melihat bagaimana ia duduk? atau, sebaliknya, bagaimana kalau kita ada di shaf kedua, ketiga, dst. tapi benar-2 tdk tahu kebiasaan duduk imam?
jazakallahu khoir ustadz… wassalamu’alaikum Continue reading

Pegawai yang Amanat


Menjadi pegawai yang amanat dan ikhlas dalam bekerja sungguh sangat sulit ditemukan saat ini. Betapa sering kita lihat pegawai tidak ontime dalam jam masuk kerja, ketika jam kerja malah terlihat beberapa yang berada di pusat perbelanjaan. Korupsi pun sering terjadi, baik dalam hal korupsi waktu, korupsi aset, dan korupsi uang jalan. Gratifikasi dan suap menyuap pun menjadi hal yang biasa di tengah-tengah mereka. Padahal setiap kita akan dimintai pertanggungjawaban terhadap yang kita perbuat, baik kita sebagai atasan atau pun bawahan. Continue reading

Jika Istri selingkuh


Pertanyaan :

Assalamualaikum Ustadz, Ana mau tanya apakah tindakan yang paling tepat sesuai dengan tuntunan Islam jika seorang suami mengetahui istrinya selingkuh dengan laki-laki lain, dan sudah sangat diduga pernah berzina dengan laki-laki itu. Apakah suami tersebut wajib menceraikan istrinya, sementara dia masih menyayangi isterinya dan isterinya juga tidak mau sekali kalau diceraikan. Syukron ya Ustadz. Wassalam

Hamba Allah
Polewali Mandar Sulawesi Barat

Jawaban : Continue reading

Tingkat Ketakwaan Kita


Diantara indikator yang bisa mengukur  tingkat kedekatan kita kepada Allah adalah dengan Al-Qur’an karena itu adalah Firman Allah..

Sejauh mana tingkat kedekatan kita deng Al-Quran sejauh itu pula tingkat kedekatan kita kepada Allah..

Oleh karena itu kita wajib selalu dekat deng Al-Quran..

Dengan sering menilawahkannya, sering mendengarnya, menghapalnya, kemudian membaca makna & tafsirnya dan juga mengamalkannya isinya..

Imam Sufyan bin Uyainah berkata:
“Indikasi seseorang itu dekat atau jauh dari Allah adalah dari dekat jauhnya dia dari Al-Quran.”

Marilah kita jadikan Al-Quran sebagai pedoman & petunjuk kita di dunia, karena dengan itu kita akan mendapatkan banyak sekali manfaat di dunia maupun di Akhirat..

Dan diantarany Al-Quran akan datang di hari kiamat menjadi Syafa’at bagi para pembacanya..
Oleh : Kiki Alwainy

Ilmu (agama) akan membuahkan ketaatan


Ilmu (agama) akan membuahkan ketaatan didalam kehidupan pemiliknya serta mengharumkan namanya setelah ia meninggal dunia. Kebaikan para pemelihara harta akan lenyak bersamaan dengan kepergiannya. Para penimbun harta pada hakikatnya telah mati (meskipun) mereka itu masih hidup. Adapun para Ulama tetap kekal sepanjang masa. Jasad mereka telah tiada, namun kenangan tentang mereka senantiasa melekat dihati manusia.”
(Durus fil Qira’ah al-Mustawa ar-Rabi’ hlm. 16).
Oleh: Kiki Alwainy

Ilmu itu lebih baik daripada harta


Ali bin abi thalib: “Ilmu (agama) itu lebih baik dari pada harta. Ilmu (agama)i tu akan menjagamu, sedangkan harta engkaulah yg menjaganya. Ilmu (agama)i tu semakin berkembang dengan diinfakkan, sedangkan harta akan berkurang jika diinfakkan. Ilmu adalah yg mengaturmu, sedangkan harta engkau yang akan mengaturnya. Mencintai ilmu adalah agama yang seseorang itu beribadah dengannya..

oleh: Kiki Alwainy

Neraka Jahannam


BUULAS Nama Penjara Di Neraka Jahannam Yang Akan Dimasuki Oleh Orang-Orang Yang Sombong ¤

Dari Muhammad bin ‘Ajlaan, ia dari Amr bin Syu’aib, ia dari bapaknya, ia dari kakeknya (yaitu Abdullah bin Amr bin ‘Ash), ia dari Nabi صلى الله عليه و سلم beliau bersabda: “Orang-orang yang sombong akan dikumpulkan pada hari kiamat seperti semut kecil dalam bentuk rupa manusia. Mendatangi mereka kehinaan dari segala jurusan. Kemudian mereka diseret ke penjara yang bernama BUULAS. Meliputi mereka apinya segala api. Mereka diberi minum dari Thinatul Khabal: Yaitu darah dan nanahnya penduduk neraka”. Continue reading