Archive for January, 2012

Kisah Sahabat Nabi: Sa’ad bin Mu’adz, Kematian yang Mengguncang Arsy


Kisah Sahabat Nabi: Sa’ad bin Mu’adz, Kematian yang Mengguncang Arsy Sa’ad bin Mu’adz berjuluk Abu Amr. Ia seorang pemuda Aus yang dikenal jago menunggang kuda, dan pemberani. Ayahnya adalah Mu’adz bin An-Nu’man dan ibunya bernama Kabsyah bintu Rafi’. Adapun istri Sa’ad adalah Hindun binti Sammak, bibi Usaid bin Hudhair. Sa’ad adalah pemimpin Bani Abdul Asyhal. Pada saat duta Islam, Mush’ab bin Umair, berdakwah di Yatsrib (Madinah) dan berhasil mengajak beberapa orang untuk beriman kepada Rasulullah SAW, Sa’ad tercengang.

Continue reading

Advertisements

Aqidah Syi’ah Mencela Sahabat = Mencela Qur’an = Mencela Hadits = Mencela Allah = Mencela Nabi = Mencela Ahlul Bait


Mencela, melaknat dan mengkafirkan para sahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah ibadah yang sangat mulia di sisi kaum yang beragama Syi’ah. Kalau dahulu mereka bertaqiyah (baca berdusta) menyembunyikan aqidah busuk mereka terhadap para sahabat, akan tetapi kebusukan mereka itu terungkap juga, bahkan mulai banyak dari tokoh-tokoh mereka yang terang-terangan mencaci maki dan melaknat para sahabat,

Continue reading

Kisah Seorang Putri Sholihah yang Menakjubkan


Kisah seorang wanita yang bernama ‘Abiir yang sedang dilanda penyakit kanker. Ia mengirimkan sebuah surat berisi kisahnya ke acara keluarga mingguan “Buyuut Muthma’innah” (rumah idaman) di Radio Qur’an Arab Saudi, lalu menuturkan kisahnya yang membuat para pendengar tidak kuasa  menahan air mata mereka. Kisah yang sangat menyedihkan ini dibacakan di salah satu hari dari  sepuluh terakhir di bulan Ramadhan lalu (tahun 2011). Berikut ini kisahnya –sebagaimana dituturkan kembali oleh sang pembawa acara DR Adil Alu Abdul Jabbaar- :
Continue reading

Waktu Malammu Jangan Engkau Sia-siakan dan Doamu Jangan Engkau Tinggalkan


solat-jemaah

Waktu Malammu Jangan Engkau Sia-siakan

dan Doamu Jangan Engkau Tinggalkan

Diriwayatkan dari UTsman ra dari Nabi (صلى ا لله عليه وسلم) bahwa beliau bersabda:

Barangsiapa mengerjakan shalat Isya’ dengan berjamaah, maka seakan dia mengerjakan shalat separuh malam. Barangsiapa mengerjakan shalat subuh dengan berjamaah, maka seakan dia mengerjakan shalat semalam penuh.

Continue reading

Bagaimana Engkau Menyia-nyiakan Amalan Paling Utama?


Sholat tiang agama

Bagaimana Engkau Menyia-nyiakan Amalan Paling Utama?

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud ra bahwa dia berkata, “Aku tanyakan kepada nabi صلى ا لله عليه وسلم ‘ Amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah.’ Beliau menjawab, ‘Menunaikan shalat tepat pada waktu nya’.

Saudaraku  sesama muslim, bagaimana engkau  menyia-nyiakan amalan paling utama di sisi Allah dan Rasul-nya?Apa yang dapat memberikan ganti untukmu dari nya?Apa pula ruginya jika engkau berupaya keras untuk memperoleh amalan paling utama sehingga engkau mendapatkan pahala paling utama pula?Apakah Rabb-mu memberikan beban kepadamu di atas kemampuan yang engkau miliki jika dia mewajibkan shalat kepadamu agar engkau tunaikan tepat pada waktu nya?

Untuk menguatkan dan menegaskan kembali bahwa shalat merupakan amalan paling utama,perhatikanlah baik baik uraian berikut ini:

Continue reading

ROKOK MENGANDUNG DARAH BABI


 

 

Sydney – Sebuah riset terbaru dari seorang ilmuwan Belanda mengguncangkan publik. Dia menemukan kandungan hemoglobin (darah merah) dari babi sebagai salah satu bahan untuk filter rokok.

Fakta mencengangkan ini diungkapkan peneliti dari Eindhoven, Belanda, Christien Meindertsma, dan lalu didukung oleh Profesor Kesehatan Masyarakat dari University of Sydney, Simon Chapman.

Hemoglobin atau protein darah babi, ternyata digunakan untuk membuat filter rokok agar lebih efektif untuk menangkap bahan kimia berbahaya, sebelum masuk paru-paru seorang perokok. Menurut Chapman, industri rokok dunia memang kerap merahasiakan bahan-bahan yang mereka gunakan.

“Menurut mereka, ini adalah bisnis dan rahasia dagang kami,” kata Chapman seperti dilansir News.com, Kamis (1/4/2010).

Continue reading

Mengapa Saya Keluar dari Syiah


Sayyid Husain Al-Musawi bukanlah nama yang asing di kalangan Syiah. Beliau adalah seorang ulama besar Syiah kelahiran Karbala dan belajar di ‘Hauzah’ hingga mendapatkan gelar mujtahid dari Sayyid Muhammad Husain Ali Kasyif al-Ghitha’. Selain itu dia juga mendapatkan posisi yang istimewa di sisi Imam Ayatullah Khomeini.

Setelah melalui pengembaraan spiritual yang panjang, akhirnya Sayyid Husain mendapatkan hidayah dari Allah Swt. Beliau menemukan banyak sekali kesesatan dan penyimpangan dalam ajaran Syiah yang selama ini dianutnya. Hingga dia pun memutuskan keluar dari Syiah, masuk ke dalam Ahlus Sunnah dan kemudian menulis buku “LilLah tsumma Li at-Tarikh”. Buku itu telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan dengan judul “Mengapa Saya Keluar dari Syiah”, oleh Pusataka Al-Kautsar, Jakarta.

Continue reading