Balasan dan Dampak Sedekah


www.al-irsyad.or.id

Sedekah mengandung keutamaan agung dan pahala yang besar di dunia dan akhirat, yang didapatkan oleh mereka yang diridhai Allah dan dikehendaki kebaikan padanya. Di antara dampak sedekah adalah memeroleh keutamaan yang besar, sebagaimana berikut:

  1. 1.    Sedekah Mensucikan dan Membersihkan Diri

 

Allah swt berfirman,

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُ‌هُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ ۗ وَاللَّـهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ﴿١٠٣

 

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi  mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

(at-Taubah 9:103)

Kalimat membersihkan mereka, bermakna membersihkan dari dosa-dosa mereka dan dari kebakhilan jiwa mereka. Sedangkan kalimat mensucikan mereka, yakni mengisyaratkan ada mimbar pemberian keutamaan dan kebaikan untuk mereka, karena sedekah membersihkan dan mensucikan serta menghilangkan keburukan, dan meningkatkan deerajat.

 

  1. 2.    Sedekah adalah Realisasi Perintah Allah dan Rasul-Nya

 

Allah swt berfirman,

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّـهِ وَلِلرَّ‌سُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ ۖ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّـهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْ‌ءِ وَقَلْبِهِ وَأَنَّهُ إِلَيْهِ تُحْشَرُ‌ونَ ﴿٢٤

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyerumu kepada suatu yang member kehidupan kepadamu, ketahuilah, sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya, dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.

(al-Anfal 8:24).

 

 

 

Di ayat lain, Allah swt berfirman,

اسْتَجِيبُوا لِرَ‌بِّكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِيَ يَوْمٌ لَّا مَرَ‌دَّ لَهُ مِنَ اللَّـهِ ۚ مَا لَكُم مِّن مَّلْجَإٍ يَوْمَئِذٍ وَمَا لَكُم مِّن نَّكِيرٍ‌ ﴿٤٧

 

Patuhilah seruan Tuhanmu sebelum datang dadri Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak kedatangannya. Kamu tidak memperoleh tempat berlindung pada hari itu dan tidak (pula) dapat mengingkari (dosa-dosamu).

(asy-Syura 42:47)

 

 

Di antara sifat orang beriman dan bertakwa adalah bersegera melaksanakan perintah Allah. Sedekah termasuk amalan yang diperintahkan, disunnahkan, dan disenangi Allah. Allah swt berfirman, “Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman.”Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami berikan kepada merekak secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual jual beli dan persahabatan.(Ibrahim 14:31).

 

Dalam firman-Nya yang lain,

 

“Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.

(al-Baqarah 2:254)

 

Juga ditegaskan dalam firman-Nya,

Dan belanjakan sebagian dari apa yang telah Kami  berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, lalu ia berkata:”Ya Rabb-Ku, mengapa engkau tidak menangguhkan (kematian)Ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?”

(al-Munafiqun 63:10)

 

  1. 3.    Pada Hari Kiamat, Orang Mukmin Dilindungi Oleh Sedekahnya

Pada Hari Kiamat kelak, setiap orang berkumpul, dan matahari berada dekat di atas kepala manusia, hingga banyak keringat tercucur sampai menutupi seluruh tubuh manusia. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda, Pada Hari Kiamat manusia berkeringat, sampai keringatnya mencapai ke bumi 70 hasta dan menggenangi mereka sampai ke hidung mereka. (HR Bukhari)

 

Ibnu Hajar mengomentari hadis ini, “Siapa yang merenungi keadaan Hari Kiamat, niscaya dia mengetahui dahsyatnya perkara menakutkan di dalamnya. Hal itu karena api cepat melalap bumi tempat tinggal, dan matahari tepat berada hanya dengan jarak satu mil di atas kepala manusia. Maka bagaimana panasnya bumi saat itu? Bagaimana derasnya keringat tercucur hingga setinggi 70 hasta? Padahal ukuran tinggi setiap orang hanya seukuran  kedua kakinya, maka bagaimana keadaan mereka dengan keringat mereka, dan dengan perbedaan keadaan mereka di dalamnya (sesuai amalan)? Sesungguhnya kejadian ini mencengangkan akal dan menunjukan keagungan kekuasaan ilahi.”

 

Dalam keadaan seperti itu, betapa manusia sangat membutuhkan perlindungan. Maka sedekah pun datang untuk menaungi dan melindungi pelakunya. Sebagaimana disebutkan dalam hadist yang diriwayatkan ‘Uqbah bin ‘Amir, dia berkata, aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Setiap manusia berada pada naungan sedekahnya sampai memisahkan antara manusia. Atau beliau bersabda, sampai diputuskan hokum antar manusia.

 

Abu al-Khair salah seorang perawi hadits ini akan menyalahkan dirinya jika dalam sehari dia tiddak bersedekah walaupun dengan kue atau bawang.

 

“Siapa yang dikaruniakakn harta oleh Allah, maka hendaknya menyambung silaturahim, menghormati tamu, menyenangkan yang sedih dan tawanan, orang yang dalam perjalanan (musafir), orang-orang fakir miskin, para mujahid, dan hendaknya bersabar menghadapi musibah, karena dengan semua ini kemuliaan dunia dan kebahagiaan di akhirat di dapatkan. (Ali bin Abi Thalib).

 

Dalam hadits lain juga disebutkan tentang tujuh golongan yang berada dalam naungan Allah di hari tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. Di antara tujuh golongan itu adalah, Seorang yang bersedekah dan merahasiakan sedekakh itu sampai tangan kirinya tidak mengetahui yang diberikan tangan kanannya. (HR Bukhari dan Muslim)

 

  1. 4.    Sedekah Menghindarkan Keburukan dan Mencegah Su’ul Khatimah

 

Sedekah memiliki dampak positif bagi pelakunya dalam hal menjaganya dari keburukan dan musibah (hal yang tidak disukai). Diriwayatkan dari Abu Umamah, Rasulullah saw bersabda, Pelaku kebaikan dapat mencegah kejadian buruk, bersedekah secara rahasia dapat mencegah murka tuhan, dan silaturahim dapat memperpanjang usia, (HR Thabrani)

 

Ibnu Abi Ja’d berkata,”Sedekah menolak 70 pintu keburukan”. Termasuk di antara pengaruh positif dari sedekah adalah menjaga hamba dari mati dalam keadaan yang buruk (su’ul khatimah).

 

  1. 5.    Sedekah Bukti Kebenaran Iman

 

Rasulullah saw bersabda ,”Kesucian adalah sebagian dari iman. Ucapan Alhamdulillah memberatkan timbangan. Subhanallah walhamdulillah memenuhi ruangan antara langit dan bumi, shalat adalah cahaya, sedekah adalah burhan (bukti nyata), sabar adalah pelita, al-Qur’an adalah hujjah (pedoman) bagimu dan atasmu (akan mendorongmu masuk surga jika kamu menerapkan isinya dan mendorongmu masuk neraka jika kamu mengingkari isinya.

 

  1. 6.    Sedekah adalah Penyebab Seseorang Dibebaskan dari Tawanan

 

Seorang mukmin sering kali ditawan oleh dosa-dosa dan perbuatan maksiat yang dilakukannya. Betapa banyak dari kita ditawan oleh dosa-dosa dan maksiat yang kita kerjakan. Orang muslim sangat butuh sesuatu yang bisa membebaskannya dari tawanan semacam ini. Salah satunya adalah dengan bersedekah, sebagaimana disebutkan dalam sabda Nabi saw yang menceritakan perihal kisah Yahya as. Aku memerintahkan kalian untuk bersedekah. Sebab, perumpamaanya semisal seeorang lelaki yang di tawan oleh musuhnya, dari tangan sampai leher lelaki itu di belenggu kemudian ditebas lehernya. Lalu lelaki itu berkata,”Aku akan menebusnya dari kalian baik dengan sesuatu yang kecil maupun sesuatu yang besar.”(HR. Tirmidzi)

 

Laki-laki itu lalu menebus dirinya sendiri dari musuh-musuhnya. Nabi menganalogi-kan orang yang bersedekah seperti halnya orang tawanan yang menebus dirinya sendiri dengan sedekahnya supaya dia terbebas.

 

  1. 7.    Allah akan Mengganti Harta Sedekah

 

Allah swt berfirman,

Katakanlah ,”Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”, Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya, dan Dial ah Pemberi rezeki terbaik. QS Saba 34:39)

 

Inilah kabar dari Allah terhadap orang yang bersedekah dan menginfakkan hartanya. Allah akan mengganti harta yang telah disedekahkan. Siapakah yang ucapannya lebih jujur daripada Allah.

Abu Hurairah meriwayatkan Rasulullah saw bersabda, Allah berfirman, “Wahai anak Adam, beriinfaklah, engkau akan (mendapat) infak.” (HR Muslim)

 

  1. 8.    Pahala Sedekah Tidak Terputus

 

Ketika kehidupan seorang manusia di dunia ini berakhir, ajalanya sudah di cabut dan ruhnya menghadap ke hadirat Tuhannya untuk mempertanggungjawabkan segala sesuatu yang dilakukannya selama di dunia. Pada saat itulah orang itu sangat membutuhkan amal perbuatan baik supaya bisa selamat dari siksaan Allah. Salalh satu amal perbuatan baik yang pahalanya tidak akan pernah putus meskipun pemiliknya sudah meninggal dunia adalah sedekah. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam: Ketika anak cucu Adam meninggal, maka amalnya akan terputus kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya. (HR Muslim, dari riwayat Abu Hurairah)

 

Renungkanlah, wahai saudaraku, betapa agung dan luar biasanya pahala bersedekah, bahkan manfaatnya akan terus diperoleh hingga maut menjemput anda.

 

  1. 9.    Sedekah Melebur Kesalahan

 

Mu’adz bin Jabal meriwayatkan, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, Sedekah dapat melenyapkan kesalahan sebagaimana air melenyapkan api. (HR. Tirmidzi). (ZE)

Dinukil dari :http://al-irsyad.or.id/index.php/21-frontpage/frontpage/413-balasan-dan-dampak-sedekah

Sedekah mengandung keutamaan agung dan pahala yang besar di dunia dan akhirat, yang didapatkan oleh mereka yang diridhai Allah dan dikehendaki kebaikan padanya. Di antara dampak sedekah adalah memeroleh keutamaan yang besar, sebagaimana berikut:

        1.    Sedekah Mensucikan dan Membersihkan Diri

 

Allah swt berfirman,

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُ‌هُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ ۗ وَاللَّـهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ﴿١٠٣

 

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi  mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

(at-Taubah 9:103)

Kalimat membersihkan mereka, bermakna membersihkan dari dosa-dosa mereka dan dari kebakhilan jiwa mereka. Sedangkan kalimat mensucikan mereka, yakni mengisyaratkan ada mimbar pemberian keutamaan dan kebaikan untuk mereka, karena sedekah membersihkan dan mensucikan serta menghilangkan keburukan, dan meningkatkan deerajat.

 

2.    Sedekah adalah Realisasi Perintah Allah dan Rasul-Nya

 

Allah swt berfirman,

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّـهِ وَلِلرَّ‌سُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ ۖ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّـهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْ‌ءِ وَقَلْبِهِ وَأَنَّهُ إِلَيْهِ تُحْشَرُ‌ونَ ﴿٢٤

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyerumu kepada suatu yang member kehidupan kepadamu, ketahuilah, sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya, dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.

(al-Anfal 8:24).

 

 

 

Di ayat lain, Allah swt berfirman,

اسْتَجِيبُوا لِرَ‌بِّكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِيَ يَوْمٌ لَّا مَرَ‌دَّ لَهُ مِنَ اللَّـهِ ۚ مَا لَكُم مِّن مَّلْجَإٍ يَوْمَئِذٍ وَمَا لَكُم مِّن نَّكِيرٍ‌ ﴿٤٧

 

Patuhilah seruan Tuhanmu sebelum datang dadri Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak kedatangannya. Kamu tidak memperoleh tempat berlindung pada hari itu dan tidak (pula) dapat mengingkari (dosa-dosamu).

(asy-Syura 42:47)

 

 

Di antara sifat orang beriman dan bertakwa adalah bersegera melaksanakan perintah Allah. Sedekah termasuk amalan yang diperintahkan, disunnahkan, dan disenangi Allah. Allah swt berfirman, “Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman.”Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami berikan kepada merekak secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual jual beli dan persahabatan.(Ibrahim 14:31).

 

Dalam firman-Nya yang lain,

 

“Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.

(al-Baqarah 2:254)

 

Juga ditegaskan dalam firman-Nya,

Dan belanjakan sebagian dari apa yang telah Kami  berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, lalu ia berkata:”Ya Rabb-Ku, mengapa engkau tidak menangguhkan (kematian)Ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?”

(al-Munafiqun 63:10)

 

3.    Pada Hari Kiamat, Orang Mukmin Dilindungi Oleh Sedekahnya

                              

Pada Hari Kiamat kelak, setiap orang berkumpul, dan matahari berada dekat di atas kepala manusia, hingga banyak keringat tercucur sampai menutupi seluruh tubuh manusia. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda, Pada Hari Kiamat manusia berkeringat, sampai keringatnya mencapai ke bumi 70 hasta dan menggenangi mereka sampai ke hidung mereka. (HR Bukhari)

 

Ibnu Hajar mengomentari hadis ini, “Siapa yang merenungi keadaan Hari Kiamat, niscaya dia mengetahui dahsyatnya perkara menakutkan di dalamnya. Hal itu karena api cepat melalap bumi tempat tinggal, dan matahari tepat berada hanya dengan jarak satu mil di atas kepala manusia. Maka bagaimana panasnya bumi saat itu? Bagaimana derasnya keringat tercucur hingga setinggi 70 hasta? Padahal ukuran tinggi setiap orang hanya seukuran  kedua kakinya, maka bagaimana keadaan mereka dengan keringat mereka, dan dengan perbedaan keadaan mereka di dalamnya (sesuai amalan)? Sesungguhnya kejadian ini mencengangkan akal dan menunjukan keagungan kekuasaan ilahi.”

 

Dalam keadaan seperti itu, betapa manusia sangat membutuhkan perlindungan. Maka sedekah pun datang untuk menaungi dan melindungi pelakunya. Sebagaimana disebutkan dalam hadist yang diriwayatkan ‘Uqbah bin ‘Amir, dia berkata, aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Setiap manusia berada pada naungan sedekahnya sampai memisahkan antara manusia. Atau beliau bersabda, sampai diputuskan hokum antar manusia.

 

Abu al-Khair salah seorang perawi hadits ini akan menyalahkan dirinya jika dalam sehari dia tiddak bersedekah walaupun dengan kue atau bawang.

 

“Siapa yang dikaruniakakn harta oleh Allah, maka hendaknya menyambung silaturahim, menghormati tamu, menyenangkan yang sedih dan tawanan, orang yang dalam perjalanan (musafir), orang-orang fakir miskin, para mujahid, dan hendaknya bersabar menghadapi musibah, karena dengan semua ini kemuliaan dunia dan kebahagiaan di akhirat di dapatkan. (Ali bin Abi Thalib).

 

Dalam hadits lain juga disebutkan tentang tujuh golongan yang berada dalam naungan Allah di hari tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. Di antara tujuh golongan itu adalah, Seorang yang bersedekah dan merahasiakan sedekakh itu sampai tangan kirinya tidak mengetahui yang diberikan tangan kanannya. (HR Bukhari dan Muslim)

 

4.    Sedekah Menghindarkan Keburukan dan Mencegah Su’ul Khatimah

 

Sedekah memiliki dampak positif bagi pelakunya dalam hal menjaganya dari keburukan dan musibah (hal yang tidak disukai). Diriwayatkan dari Abu Umamah, Rasulullah saw bersabda, Pelaku kebaikan dapat mencegah kejadian buruk, bersedekah secara rahasia dapat mencegah murka tuhan, dan silaturahim dapat memperpanjang usia, (HR Thabrani)

 

Ibnu Abi Ja’d berkata,”Sedekah menolak 70 pintu keburukan”. Termasuk di antara pengaruh positif dari sedekah adalah menjaga hamba dari mati dalam keadaan yang buruk (su’ul khatimah).

 

5.    Sedekah Bukti Kebenaran Iman

 

Rasulullah saw bersabda ,”Kesucian adalah sebagian dari iman. Ucapan Alhamdulillah memberatkan timbangan. Subhanallah walhamdulillah memenuhi ruangan antara langit dan bumi, shalat adalah cahaya, sedekah adalah burhan (bukti nyata), sabar adalah pelita, al-Qur’an adalah hujjah (pedoman) bagimu dan atasmu (akan mendorongmu masuk surga jika kamu menerapkan isinya dan mendorongmu masuk neraka jika kamu mengingkari isinya.

 

6.    Sedekah adalah Penyebab Seseorang Dibebaskan dari Tawanan

 

Seorang mukmin sering kali ditawan oleh dosa-dosa dan perbuatan maksiat yang dilakukannya. Betapa banyak dari kita ditawan oleh dosa-dosa dan maksiat yang kita kerjakan. Orang muslim sangat butuh sesuatu yang bisa membebaskannya dari tawanan semacam ini. Salah satunya adalah dengan bersedekah, sebagaimana disebutkan dalam sabda Nabi saw yang menceritakan perihal kisah Yahya as. Aku memerintahkan kalian untuk bersedekah. Sebab, perumpamaanya semisal seeorang lelaki yang di tawan oleh musuhnya, dari tangan sampai leher lelaki itu di belenggu kemudian ditebas lehernya. Lalu lelaki itu berkata,”Aku akan menebusnya dari kalian baik dengan sesuatu yang kecil maupun sesuatu yang besar.”(HR. Tirmidzi)

 

Laki-laki itu lalu menebus dirinya sendiri dari musuh-musuhnya. Nabi menganalogi-kan orang yang bersedekah seperti halnya orang tawanan yang menebus dirinya sendiri dengan sedekahnya supaya dia terbebas.

 

7.    Allah akan Mengganti Harta Sedekah

 

Allah swt berfirman,

Katakanlah ,”Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”, Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya, dan Dial ah Pemberi rezeki terbaik. QS Saba 34:39)

 

Inilah kabar dari Allah terhadap orang yang bersedekah dan menginfakkan hartanya. Allah akan mengganti harta yang telah disedekahkan. Siapakah yang ucapannya lebih jujur daripada Allah.

Abu Hurairah meriwayatkan Rasulullah saw bersabda, Allah berfirman, “Wahai anak Adam, beriinfaklah, engkau akan (mendapat) infak.” (HR Muslim)

 

8.    Pahala Sedekah Tidak Terputus

 

Ketika kehidupan seorang manusia di dunia ini berakhir, ajalanya sudah di cabut dan ruhnya menghadap ke hadirat Tuhannya untuk mempertanggungjawabkan segala sesuatu yang dilakukannya selama di dunia. Pada saat itulah orang itu sangat membutuhkan amal perbuatan baik supaya bisa selamat dari siksaan Allah. Salalh satu amal perbuatan baik yang pahalanya tidak akan pernah putus meskipun pemiliknya sudah meninggal dunia adalah sedekah. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam: Ketika anak cucu Adam meninggal, maka amalnya akan terputus kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya. (HR Muslim, dari riwayat Abu Hurairah)

 

Renungkanlah, wahai saudaraku, betapa agung dan luar biasanya pahala bersedekah, bahkan manfaatnya akan terus diperoleh hingga maut menjemput anda.

 

9.    Sedekah Melebur Kesalahan

 

Mu’adz bin Jabal meriwayatkan, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, Sedekah dapat melenyapkan kesalahan sebagaimana air melenyapkan api. (HR. Tirmidzi). (ZE)

 

Dinukil dari buku : Dahsyatnya Terapi Sedekah

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: