Hukum Mencium Hajar Aswad


Pertanyaan :

Assalamualaikum,

Afwan ana ingin tanya tentang seputar hukum dan kewajiban pada seseorang mencium hajar aswat pada saat pergi haji atau umroh, apakah mencium hajar aswat wajib hukumnya?

Mohon penjelasanya sukron jazakallah.

Junaedi (via email).

Jawab:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Mencium hajar aswad ketika thowaf hukumnya sunnah muakkadah, hal ini berdasarkan perbuatan Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam ketika thowaf, dan beliau bersabda :

خذوا عني مناسككم

“Ambillah dariku tuntunan manasik haji kalian”. (HR. Muslim no. 1297)

Sedangkan hikmah dari mencium hajar aswad adalah semata-mata ittiba’ (mengikuti) tata cara Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam ketika thowaf. Tidak ada keistimewaan apapun dalam mencium hajar aswad selain ittiba’. Sebagaimana yang dikatakan oleh Umar bin Khottob :

إني أعلم أنك حجر لا تضر ولا تنفع ، ولولا أني رأيت النبي صلى الله عليه وسلم يقبلك ما قبلتك

“Aku tau bahwa kamu ini hanyalah sebongkah batu yang tidak membawa madhorot dan manfaat. Seandainya bukan karena aku melihat (mengetahui) Nabi shalallahu alaihi wa sallam menciummu, maka aku tidak akan menciummu”

Namun apabila keadaan penuh & berdesakan, maka tidak boleh seseorang memaksakan diri untuk mencium hajar aswad. Karena menciumnya adalah sunnah, sedangkan memaksakan diri untuk mencium hajar aswad dalam keramaian bisa mengganggu jama’ah yang lain dan merupakan perbuatan yang diharamkan ketika sedang melaksanakan ibadah haji atau umroh.

Wallahu a’lam.

Dijawab oleh : Ust. Aminullah Yasin

 

 

 

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: