Etos Kerja Semut


 

Catatan:  Banyak pelajaran penting yang bisa kita ambil dari artikel ini 🙂 silahkan di baca, jika ada yang ingin mengcopy atau share silahkan🙂

Banyak perusahaan besar di dunia saat ini yang menggunakan konsultan-konsultan hebat untuk membuat budaya etos kerja yang baik dan dapat diterapkan bagi para karyawannya. Tentu, tidak murah untuk menggunakan jasa para konsultan tersebut. Padahal, jika kita mau untuk melihat di sekitar kita, masalah etos kerja yang baik cukup kita pelajari dari seekor semut. Semut? Ya, dari semua binatang di dunia ini tak ada satu pun biinatang yang mampu mengalahkan etos kerja bangsa semut. Kita ambil cerita sedikit mengenai semut.

Filosofi pertama: Semut mempunyai tujuan yang jelas. Tidak percaya? Cobalah perhatikan bagaimana semut berjalan. Tepat, mereka berjalan dengan terburu-buru, tidak pernah ada seekor semut berhenti dan diam merenung, atau  berjalan gontai. Mereka memiliki tujuan yang jelas sehingga antusiasme muncul dengan sendirinya dari tujuan itu. Tujuan yang jelas membuat mereka tidak mudah menyerah akan kegagalan yang sesaat.

Filosofi kedua: Semut tidak pernah kehabisan akal. Pernahkah anda mencoba menghentikan laju semut? Cobalah hentiikan jalan mereka dengan menaruh tangan anda merintangi jalan mereka. Apa yang akan mereka lakukan? Mereka pasti tidak akan berhenti dan menangisi nasib; mereka akan mencoba mencari jalan lain, entah ke kanan atau ke kiri. Jika anda menghambat jalannya di kiri, mereka akan mencoba jalan ke kanan, dan jika sekali lagi anda menghambatnya, ia akan mulai memanjat tangan anda. Prinsip bahwa selalu ada jalan bagi mereka yang memiliki tujuan. Itulah yang dipegang oleh bangsa semut.

Filosofi ketiga: Semut memikirkan musim dingin ketika musim panas tiba. Sebuah cerita fable menceritakan tentang seekor semut yang bekerja begitiu giat pada musim panas ditertawakan oleh seekor belalang yang sedang asyik menikmati hangatnya musim panas. Semut mengerti bahwa setiap musim panas pasti akan berkahir dan berganti dengan musim dingin. Mengetahui bahwa banyak hal yang tidak dapat dilakukan pada musim dingin.

Fiilosofi keempat: Ada gula ada semut; mungkin kebanyakan binatang melihat semut sebagai binatang yang serba untung. Setiap kali ada gula, semutlah binatang yang paling duluan sampai di tempat. Mengapa? Ya, karena semut terus bergerak, tidak heran kesempatan-kesempatan yang terbaik pun akan diraihnya. Tentu tidak mudah juga bagi semut untuk meraihnya. Kadang gula itu berada di tempat yang tinggi, di tempat yang jauh dari tempat tinggalnya. Sesulit  apaa pun gula itu diraih, semut tetap berusaha untuk menuju ke tempat tersebut. Dalam kehidupan kita, banyak “gula” yang ada di sekitar kita berupa kesempatan untuk maju, kesempatan untuk menjadi lebih baik , dan sebagainya. Namun terkadang kita mengabaikan dan merasa malas untuk menggapai kesempatan tersebut. Dengan belajar dari filosofi kelima ini, kita dapatkan satu etos untuk belajar melihat pepluang dan berusaha untuk meraihnya melalui kerja keras.

Filosofi kelima: Semut adalah bangsa pekerja keras. Pernahkah anda melihat seekor semut ketiduran? Saya yakin tidak pernah, karena mereka bekerja mengumpulkan sebanyak-banyaknya selama kesempatan masih ada. Mereka mampu mengoptimalkan waktu. Tidak bersantai-santai dan selalu mengejar hasil yang terbaik, karena mereka sadar bahwa jendela kesempatan tidak selamanya terbuka lebar. Selama masih diberi kesempatan mereka akan menggunakannya sebaik mungkin. Memang bangsa semut layak dijadikan contoh untuk menjadi juara sejati dalam hidup kita. Dari filosofi di atas kita dapat menyimpulkan bahwa semut banyak mengajarkan kita bagaimana bersikap, bertindak, dan berjuang dalam kehidupan ini. Satu kebiasaan dalam hidup, maka hidup kita akan selalu bertumbuh menjadi lebih baik.

 

Dinukil dari Buku: Attitude is everything

Darmadi Darmawangsa & Sonny Vinn

Di Publikasikan oleh : Zulfickarekal.wordpress.com

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: