PERBEDAAN DALAM ISLAM


 

UNDERGROUND TAUHID–Sebagai orang muslim, kita harus mengenali dan mengidentifikasi apakah perbuatan kita termasuk dosa ataukah tidak. Dan sesungguhnya, dosa itu bertingkat-tingkat, ada yang besar dan ada yang kecil. Diantara kedua jenis dosa tersebut, tentunya dosa besar adalah jenis dosa yang harus paling kita waspadai. Jangan sampai kita terjatuh dan terjerumus kedalamnya. Namun ini tidak berarti bahwa kita boleh meremehkan dosa-dosa kecil. Sama sekali tidak! Besar ataupun kecil, kalau namanya dosa mesti kita jauhi.

Apa sajakah dosa-dosa besar itu? Imam Adz-Dzahabi menyebutkan 76 jenis dosa-dosa besar dalam kitab beliau yang berjudul Al-Kabaa-ir wa Tabyiin al-Mahaarim. Ketujuh puluh enam dosa-dosa besar itu adalah sebagai berikut:
Menyekutukan Allah (syirik)
Membunuh orang lain
Sihir
Meninggalkan sholat
Menolak membayar zakat
Durhaka kepada kedua orang tua
Memakan riba
Memakan harta anak yatim
Berdusta atas nama Nabi shallallahu ’alaihi wasallam
Berbuka pada siang hari bulan Ramadhan tanpa udzur ataupun rukhshah
Melarikan diri dari medan jihad
Melakukan zina, dan ia sendiri bertingkat-tingkat dosanya
Penguasa yang berkhianat terhadap rakyatnya
Meminum khamr meskipun tidak sampai mabuk
Sombong, membanggakan diri, dan mengagumi diri-sendiri
Melakukan kesaksian palsu
Homoseks (liwath)
Menuduh wanita mukminah yang baik-baik dengan tuduhan zina
Menyembunyikan (mencuri) harta rampasan perang
Mengambil harta orang lain secara bathil
Mencuri
Mem-begal dan merampok
Bersumpah palsu
Terbiasa berdusta
Bunuh diri, dan ini termasuk dosa besar yang paling besar
Hakim yang curang
Laki-laki yang mendiamkan isteri atau keluarganya berlaku serong
Wanita yang tampil menyerupai laki-laki atau laki-laki yang tampil menyerupai wanita
Laki-laki yang menikahi wanita yang telah ditalak tiga lalu menceraikannya kembali karena suruhan dengan maksud agar bisa dinikahi kembali oleh suaminya yang lama, demikian pula sang suami lama yang menyuruh
Memakan bangkai, darah, dan daging babi
Tidak bersuci setelah buang air kecil
Mengambil upeti dari para pedagang dan semacamnya, termasuk didalamnya pungutan-pungutan liar.
Riya’
Berkhianat
Menuntut ilmu karena mengejar dunia dan menyembunyikan ilmu
Suka mengungkit-ungkit pemberian
Mengingkari takdir
Mencuri dengar rahasia orang lain
Suka melaknat dan mencaci
Mengkhianati pemimpinnya
Membenarkan dukun dan ahli nujum
Wanita yang durhaka kepada suaminya
Memutuskan silaturahim
Pembuat patung dan gambar makhluk bernyawa
Suka menyebarkan fitnah (namimah)
Meratapi mayit
Mencela nasab (keturunan)
Berbuat zhalim kepada sesama makhluk Allah
Memberontak terhadap imam dengan mengangkat senjata, dan mengkafirkan sesama muslim yang melakukan dosa besar
Menyakiti dan menghina sesama muslim
Menyakiti dan memusuhi para wali Allah
Laki-laki yang memanjangkan pakaian bawahnya sampai dibawah mata kaki karena sombong
Laki-laki yang mengenakan sutera dan emas
Budak yang melarikan diri
Menyembelih binatang sembelihan untuk dipersembahkan kepada selain Allah
Mengubah batas tanah
Mencela sahabat-sahabat besar Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam
Mencela kaum Anshar
Menyeru kepada kesesatan atau memelopori perbuatan yang buruk (membuat ”sunnah” yang buruk)
Wanita yang menyambung rambutnya, membuat tato di badannya, dan melakukan perubahan pada bagian-bagian tubuhnya dengan tujuan agar lebih indah dan semacamnya
Mengancam saudaranya (sesama muslim) dengan senjata
Menisbatkan diri kepada selain ayah kandungnya
Thiyarah (meyakini kesialan karena hal-hal tertentu secara tidak logis)
Makan dan minum dari piring dan gelas yang terbuat dari emas atau perak
Debat kusir (berdebat untuk menang-menangan)
Mengebiri, menyiksa, dan membuat cacat budaknya
Curang dalam timbangan dan takaran
Merasa aman dari hukuman dan siksa Allah
Berputus asa dari rahmat Allah
Mengingkari kebaikan orang yang telah berbuat baik kepadanya
Menolak memberikan kelebihan air
Membuat cap dan memukul pada muka binatang
Berjudi
Melakukan kejahatan (membunuh dan semacamnya) di Tanah Suci
Meninggalkan sholat Jum’at
Memata-matai sesama muslim dan membuka kelemahannya kepada musuh.

[Ust. Muzhaffar Jufri, MA]

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: