SYIAH


Jaringan Syiah internasional sekarang ini terbagi dalam dua wilayah.

Pertama, wilayah utama yaitu daerah bekas wilayah imperium Persia. Dalam wilayah utama, pengembangan Syiah dilakukan dengan pendekatan politik dan kultural.

Wilayah kedua adalah wilayah pinggiran dimana areanya meliputi negara-negara di luar wilayah imperium Persia. Dalam wilayah ini, pendekatan kultural lebih diutamakan.

Dalam wilayah bekas Persia, terdapat lima maraji penting yaitu:

Marja Irani. Tokoh utama Marja Irani adalah Ali Hosseini Khamenei

Marja Iraq. Tokoh utamanya adalah Ali Hosseini Sistani

Marja Bahrain. Tokoh utama : Issa Ahmed Qassim.

Marja Lebanon. Tokoh utama : Mohammad Hussein Fadlallah.

Marja Afganistan, tokoh utama : Qorban Ali Kaboli”.

Lima Maraji inilah yang sekarang menjadi kiblat pengembangan Syiah

Internasional.

Secara kultural, Syi’ah telah masuk ke Indonesia bersamaan dengan kedatangan Islam ke Nusantara

melalui jalur perdagangan dan dakwah dalam bentuknya yang taqiyah.

Setelah terjadi Revolusi Islam Iran (1979), pada awal gerakannya bersifat intelektual, namun sejak kehadiran alumnus Qum gerakan Syi’ah mulai mengembangkan Fiqh Syi’ah, sehingga muncullah lembaga-lembaga Syi’ah.

Syi’ah di Indonesia ada dua corak:

Syi’ah Politik, untuk membentuk Negara Islam (para pengikut ide-ide politik dan intelektual Syi’ah)

Syi’ah non politik, untuk membentuk masyarakat Syi’ah (para pengikut fiqhiyah syi’ah)

Syiah mengalami perselisihan, namun tidak mengarah kepada perpecahan, karena saling melengkapi:

Kubu pertama adalah LKAB (Lembaga komunikasi Ahlul Bait) yang merupakan wadah para alumni al Qum. Kubu ini dimotori oleh ICC Jakarta yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah Republik Islam Iran (RII). LKAB membawai Yayasan Al Munthazar, Fathimah Aqilah, Ar Radiyah, Mulla Sadra, An Naqi, Al Kubra, Al Washilah, MT Ar Riyahi dan gerakan dakwah Al Husainy. LKAB berkantor di Jl Bintaro KODAM Grand Bintaro Jaksel.

Kubu kedua dipegang oleh IJABI. Dalam kubu ini metode taqiyah kurang disenangi. Sebaliknya, IJABI tampak lebih pluralis. Hal ini terlihat dari beberapa tokoh Sunni yang menjadi pengikut IJABI. Kiblat IJABI, bukanlah ke Iran, melainkan Marja Lebanon di bawah pimpinan Ayatollah Sayyed Mohammad Hussein Fadlallah. Tokoh utama di Indonesia adalah Dr Jalaluddin Rahmat.

Para pengikut Syi’ah keturunan Arab melakukan gerakan dengan bertaqiyah (sikap menyembunyikan diri), tidak mau berterus terang mengakui sebagai pengikut syi’ah, secara dhahir mereka tampil sebagai orang syafi’i, seperti Habib Ali Baagil (otak pengeboman Gedung BEJ), Habib Husein Al Habsyi (Presiden Ikhwanul Muslimin Indonesia), Abdullah As Segaf (Ikatan persatuan Ahlul Bait Indonesia), Habib Saleh Al Idrus (majelis Dzikir Nurkhaerat Posotokoh perlawanan Poso) dll.

Jaringan Syiah di Jawa Timur berpusat di Ponpes YAPI Bangil pimpinan Ustad Husen Al Habsyi, sedangkan jaringan Syi’ah di Jawa tengah berpusat di Ponpes Al Hadi Pekalongan pimpinan Ahmad Baraqbah dan Toha Musawa. Di Yogyakarta bepusat di Yayasan Roushan Fikr yang dipimpin oleh Sofwan (kader Syiah radikal).

Langkah utama Syi’ah Indonesia saat ini:

Mengkonsolidasikan semua yayasan Syi’ah dan meminimalisir perbedaan

Berupaya keberadaanya diterima oleh kalangan muslim Indonesia dengan melakukan kegiatan-kegiatan sosial.

Berupaya mendirikan Marja al Taqlid sebuah institusi agama yang sangat terpusat, diisi oleh ulama-ulama syi’ah terkemuka dan memiliki otoritas penuh untuk pembentukan pemerintah dan konstitusi Islam

Lembaga-Lembaga Syiah di Indonesia:

Yayasan Fatimah Jakarta

Tazkia Sejati Jakarta

Yayasan Al Mahdi

Yayasan AL Muntazar Komp Taman Kota

Yayasan Madina Ilmu Sawangan

Shaff Muslimin Indonesia, Cawang

IPABI Bogor

Yayasan Intan

Islamic Center Jakarta

Yayasan Asshodiq

Pengajian Umum Abiha (HJ Andriyanti)

Pengajian Al Bathul

Yayasan Babul Ilmi

Pengajian Haurah

MPII Condet

Yayasan Az Zahra

Yayasan Al Kautsar Jawa Timur

Yayasan Islam Al Baqir Jawa Timur

Yayasan Al Jawad Bandung

Yayasan Muthahhari Bandung

Majlis Taklim Al Idrus Purwakarta

Yayasan Al kadzim Cirebon

Yayasan Al baro’ah Tasikmalaya

Yayasan 10 Muharrom Bandung

Majlis Taklim Annur Tangerang

Yayasan As Shodiq Bandung

Yayasan As Salam Majalengka

Yayasan Al mukarromah Bandung

MT Al Jawad Tasikmalaya

Yayasan Al Mujtaba Purwakarta

Yayasan Saifik Bandung

Yayasan Al Ishlah Jakarta

Yayasan Dar tagrib Jepara

Al Hadi Pekalongan

Yayasan AL Amin Semarang

Yayasan AL Khoirat Demak

Yayasan AL WahdahSolo

Yayasan Raudah Fikr Yogyakarta

Yayasan Al Mawaddah Kendal

Yayasan Al Mujtaba’ Wonosobo

Yayasan Safinatunnajah Wonosobo

Yayasan Al Mahdi Jember

MT Al Alawi Probolinggo

Yayasan AL Muhibbi Probolinggo

Yayasan Attaqi kedai Hijau Pasuruan

Yayasan Az Zahra Malang

Yayasan Ja’far Ash Shodiq Bondowoso

Yayasan AL Yassin Surabaya

Yayasan Al Itrah Jember

Yayasan Al Hujjah Jember

Yapisma Malang

Yayasan Al kautsar Malang

YAPI Pasuruan

Yayasan Al Hasyim Surabaya

Yayasan Al Qaim Surabaya

FAJAR

AL Iffah Jember

Yayasan Al Kisa Bali

Yayasan Al Hasyimi Lombok

Yayasan Al ishlah Makasar

Yayasan paradigma Makasar

Yayasan Fikratul Himmah Makasar

Yayasan Sadra

Yayasan Pinisi

Yayasan LSIIJ Makasar

Yayasan Lentera Makasar

Yayasan Nursaqolin Sulsel

Yayasan Hibtain Riau

Yayasan Al Hakim lampung

Yayasan Pintu Ilmu Palembang

Yayasan AL Bayan palembang

Yayasan Ulul Albab Aceh

Yayasan Amali Medan

Kumail palembang

Yayasan AL Muntadzar Kalsel

Yayasan Ar Ridlo Kalsel

Ust. Ali Ridlo Alatas Kaltim

Madrasah Nurul Imam Selat Sagawin Irian Jaya

Sumber : Gerakan Islam Transnasional dan Pengaruhnya di Indonesia (di-release dan diedarkan oleh BIN)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: