Akhlak Rasulullah SAW


Seorang sufi menuliskan contah akhlak Rasulullah saw. Yakni seorang Nasrani datang menjumpai beliau saw, beliau melayaninya sebagai tamu, makan dan tempat tempat tidur beliau sediakan. Namun orang itu makan banyak sekali. Tengah malam pencernaannya terganggu dan dia mencret, kotorannya mengenai selimut. Oleh karena itu dengan rasa malu dia pergi diam-diam di pagi hari. Ketika dia sudah jauh, Rasulullah saw baru mengetahui bahwa sang tamu sudah pergi. Ketika tempat tidurnya dilihat ternyata telah berlumuran kotoran. Beliau pun membasuhnya dengan tangan beliau sendiri. Para sahabat meminta agar mereka saja yang membasuhnya, tetapi beliau mengatakan: “Orang itu adalah tamu saya, biarkan saya yang membasuhnya.”

Di perjalanan, tiba-tiba orang Nasrani itu teringat dia lupa dan meninggalkan salib emasnya di bawah alas tidur. Dia pun kembali untuk mengambilnya. Dia menyaksikan bahwa Rasulullah saw sedang membasuh kain tempat tidur dengan tangan beliau sendiri. Karena menyaksikan hal itu dia mengutuk keimanan salibnya, lalu dia masuk Islam.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: