IBu Adalah Hatiku


ibu,
apa kabarmu hari ini?
aku menuliskan surat ini dengan perasaan rindu yang begitu besar membuncah
masih ingatkah kau terakhir kita bertemu?
aku tak pernah melupakan tanganmu yang memelukku hangat dengan mata berkaca-kaca mengusap rambutku dan menciumku, lalu katamu “Jul, ingat pesan ibu, jaga enrico dan kuatlah di sana”
dan tak lupa mencium enricoku yang saat itu belum pun genap dua bulan usianya.
kenapa itu harus jadi pertemuan terakhir kita ya bu?
kadang-kadang aku merasa kesal karena begitu keras hati tak mau mendengarmu untuk tetap tinggal di rumah besar kita, tapi ini semua tak perlu disesali kan bu?
ibu,
aku menuliskan surat ini juga dengan mata yang berkaca-kaca, seperti matamu setiap memeluk semua anak-anakmu.
maafkan aku ibu, karena ketika dulu aku pernah meragukan cintamu, ketika dulu aku pernah berpikir bahwa anak kesayanganmu hanya abang, karena kau begitu bangga setiap bercerita tentang dia, matamu penuh dengan rasa cinta.
tapi ternyata,
kau juga bangga padaku, kau juga menceritakan segala sesuatu tentang aku dengan tatapan mata penuh cinta seperti itu. bahkan kau anggap aku anak paling cantik di antara 6 anak perempuanmu.
ibu,
aku menuliskan surat ini untuk melanjutkan suratku buatmu yang entah kenapa dengan bodohnya tak pernah aku kirimkan sampai waktu terakhirmu, tapi aku, abak, kakak2, abang dan adik, kami semua meletakkan suratku itu di atas bantal kesayanganmu, kau sudah membacanya kan Bu?
jangan sedih dengan isi surat itu,
aku dan enrico sudah tak bersama dia lagi, Bu.
aku harap semua ini tak membuatmu bersedih juga.
ibu,
meskipun aku tak bisa menatap matamu lagi, meskipun aku tak mampu memeluk tubuhmu, meskipun tak sempat aku katakan betapa aku merindukanmu, meskipun aku tak sempat memohon maaf karena telah membuat kau menangis,
ketahuilah,
aku selalu mencintaimu
aku berjanji aku juga akan selalu menjaga enrico dan memberikan kasih sayang seperti yang selalu kau berikan padaku
aku mencintaimu seperti ini
dan tak akan pernah berakhir..

kupersembahkan untuk ibuku tercinta menjelang setahun kepergiannya..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: